Friday, July 15, 2016

Karolina

Aku menyebutnya Karolina.

Karolina adalah perempuan yang kau rindukan.
Karolina adalah wanita yang kau genggam erat di dalam dada ketika dunia perlahan runtuh di depanmu.
Karolina adalah yang selamanya tak akan tergantikan.
Ialah perempuan yang kulihat menjadi bayang-bayangmu, secercah sinar di dalam ruang gelap.
Badai di dalam tangisanmu itulah:
Karolinamu.


Aku menulis nama Karolina di atas namamu, supaya aku selalu teringat
Bahwa sekeras apapun aku berusaha, sejujur apapun aku
bertutur
Aku tak akan pernah bisa mengalahkan
Bayang-bayang Karolina di dadamu.
Aku membayangkan diriku menjadi wanita tercantik di dunia
Aku membayangkan
Bahwa suatu hari nanti, aku akan jadi wanita yang sangat cerdas, melampaui siapapun yang pernah kau temui.
Tapi aku tahu bahwa
Wanita teranggun di duniapun
Bidadari dunia manapun
Tak akan mampu memukaumu
Melebihi Karolina
Bayang-bayang Karolina di dadamu.

Engkau tahu manusia menyedihkan semacam itu?

Aku suka menghinamu diam-diam

Kamu yang duduk di bawah sinar rembulan dan rindu
Rindu pada Karolina.

Sungguh lucu ketika
Lama kemudian aku tersadar:
Bahwa keinginan diriku melampaui Karolina itulah
Bukti yang paling nyata
Bahwa sesungguhnya,
Sebenar-benarnya
Kamupun Karolina



Karolinaku juga.



Bekasi,
15 Juli 2016
21.38

No comments:

Post a Comment

Penny for your thoughts?