Wednesday, June 29, 2016

Nasib versus Takdir

Nasib memang diserahkan pada manusia untuk digarap, tetapi takdir harus ditandatangani di atas meterai dan tidak boleh digugat kalau nanti terjadi apa-apa, baik atau buruk. Kata yang ada di Langit sana, kalau baik ya alhamdulillah, kalau buruk ya disyukuri saja.
Semprul juga penghuni langit itu, gerutunya. Sarwono berusaha keras untuk tidak menjalani hidup nasib-nasiban, tetapi tidak begitu yakin apakah ada hidup yang takdir-takdiran. Ya, kamu memang pengung kalau mikir gituan, katanya kepada diri sendiri.

- Hujan Bulan Juni, Sapardi Djoko Damono.

No comments:

Post a Comment

Penny for your thoughts?