Ada banyak pertanyaan.
Siapa dirimu sebenarnya?
Apa ini yang sedang kujalani?
Bodohkah aku yang membiarkan diriku terhanyut dalam bayangan tentang dirimu?
Aku sedang berpikir-pikir sambil mengenang.
Lirikan matamu yang tajam
Senyummu yang sumringah.
Tawamu, berat dan spontan.
Are you ever honest with me?
When will I ever come to grips with reality?
Kamu dan aku tak akan pernah jadi satu.
Kata...siapa?
Kamu dan aku...jadi satu?
Kata siapa?
Sight by sight,
I see you walk into my eyes
Siapa itu yang kau rindukan setiap malam?
Siapa itu yang kau genggam sedemikian eratnya di dalam dada
di dalam tangis
di bawah rembulan
kala hujan
?
Dia kah yang ada di pikiranmu saat kau diam memandang sesuatu di kejauhan?
Dia kah yang selamanya akan tinggal dan tak akan tergantikan?
Will I ever be beside you
Please
my love?
Sementara itu aku di sini memandangimu
bertanya-tanya
apakah perasaan ini nyata
Akupun ragu
Sedemikian ragu
Menyalahkan manisnya raut wajahmu
Menyalahkan manisnya biru jaketmu
"Kau tak peduli padaku"
itu kataku.
Berkali-kali kuulang
Sampai hafal
Sampai percaya
Mungkin aku hanya ingin jatuh cinta
Aku hanya ingin jatuh
terhanyut
hilang menenggelamkan diri dalam
air bahmu
Tangisanmu yang
Memandang bulan di atas sana
Aku hanya ingin
terbuai manisnya bunga mawar
Tak peduli jariku robek saat memetiknya
Tak peduli tanganku remuk saat menggenggamnya
Aku hanya ingin
hilang
dalam tatapan matamu
sekalipun dingin
sekalipun bayangan di baliknya
bukanlah milikku
Siapakah pemuda malang ini yang kupilih untuk memproyeksikan impian dan harapanku?
Demi Tuhan, masih ada orang lain di luar sana yang akan mencintaiku tanpa syarat!
Masih ada orang lain yang akan mengasihiku
Dan menggenggam diriku erat di dalam dadanya
seperti kamu
dan Karolinamu
Mengapa harus dirimu?
through the darkest hour of my life...
I'll never feel so ever
feel so h
g
i
h
Why does it have to be you?
Malang, 1Jun16
4:24 AM

No comments:
Post a Comment
Penny for your thoughts?